AV-Menurut riset, aplikasi smartphone populer seperti WhatsApp, Facebook Messenger dan Gmail menghabiskan data internet yang tidak sedikit. Riset ini dilakukan oleh Opera Software. Mereka menemukan bahwa 30 persen data internet habis karena ketiga aplikasi tersebut berjalan di background.

Meskipun Anda tidak sedang menggunakan sebuah aplikasi, biasanya, ia tetap berjalan di background untuk mengambil informasi terbaru, sehingga, saat Anda membuka aplikasi itu lagi, informasi yang muncul adalah informasi terbaru. Hal ini biasanya menghabiskan data internet.

Opera menyebutkan bahwa Messenger dan Gmail merupakan 2 aplikasi yang memakan data paling besar. Keduanya memberikan kontribusi sebesar hampir 73 persen dari total data yang dikonsumsi pada background.

Dikutip dari Express, Opera mendapatkan data ini dengan cara mengumpulkan data dari jutaan pengguna Opera Max pada bulan Desember tahun lalu. Aplikasi-aplikasi populer seperti WhatsApp dan Google Drive menyumbangkan lebih dari 50 persen konsumsi data di background.

“Kebanyakan aplikasi dibuat untuk memberikan pengalaman penggunaan yang baik dan bukannya untuk menghemat data,” kata Product Manager Opera Software Sergey Lossev.

“Jika Anda membiarkan aplikasi mengkonsumsi data di background, itu sama halnya Anda membuang sepertiga paket data yang Anda beli. Sebagian besar orang tidak sadar akan adanya pemborosan paket data ini. Sebagian juga tidak tahu bagaimana cara menghentikannya.”

Untuk memeriksa berapa banyak data yang dihabiskan oleh sebuah aplikasi, pengguna iPhone dapat mengakses menu Settings > Mobile Data. Di bagian tersebut, Anda akan melihat daftar semua aplikasi yang ada pada ponsel, lengkap dengan data mengenai berapa banyak konsumsi data internet yang ia habiskan.

Anda dapat melakukan reset jika Anda ingin memonitor aktivitas aplikasi tertentu.

Sementara pengguna Android akan dapat mengetahui informasi ini melalui menu Settings > Data Usage. Setelah itu, Anda akan melihat berapa banyak data internet yang dikonsumsi oleh sebuah aplikasi. Android juga menyediakan opsi “Restrict App Background Data”.

Selain itu, Opera juga sudah mengembangkan Smart Alerts, yang berfungsi untuk memberikan peringatan pada pengguna jika sebuah aplikasi menghabiskan data lebih dari 10MB per minggu di background. (metrotvnews.com)

 

BAGIKAN