AV – Aceh Singkil: Intensitas hujan yang tinggi dalam sepekan terkahir mengakibatkan sedikitnya 16 Desa di Kabupaten Aceh Singkil teremdam banjir.

“Banjir yang merendam wilayah Ibu Kota Singkil dari total 16 desa, 14 di antaranya telah terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sampai dengan 100 cm,” kata Camat Singkil, Riky Yodiska, Sabtu (7/1).

Rumah yang terendam banjir tersebut berada di beberapa kecamatan, antara lain Danau Paris, Simpang Kanan, Gunung Meriah, Kuta Baharu, Singkil Utara dan Kecamatan Singkil.

“Yang sudah terendam banjir antara lain Rantau Gedang, Teluk Rumbia, Suka Makmur, Kuta Simboling, Teluk Ambun, Takal Pasir, Siti Ambia, Ujung, Selok Aceh, Pea Bumbung, Suka Damai, Kilangan, Pemuka dan Ujung Bawang, tapi Desa Pulau Sarok dan pasar sudah mulai banjir juga,” sebutnya.

Riky menambahkan, wilayah yang terendam banjir merupakan daerah pemukiman penduduk yang berada di sepanjang bibir Sungai Lae Cinendang, yaitu Desa Ujung Limus Silatong, Tanjung Mas, Lipat Kajang, Kecamatan Simpang Kanan dan Handel dan Cingkam, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.

Akibat banjir, lanjutnya, selain merendam ribuan rumah warga, banjir juga merendam ruas jalan lintas Singkil-Subulussalam di kawasan Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil. Sehingga lalu lintas ikut terganggu.

“Banjir yang merendam jalan lintas Singkil-Subulussalam di kawasan Ujung Bawang membuat kenderaan dari dua arah tak lagi dapat melintas. Ketinggian air di badan jalan mencapai 30 sampai 60 cm,” ujarnya.

Sementara itu, banjir juga merendam jalur transportasi yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Gunung Meriah, yakni Desa Cingkam dengan Desa Handel. Ketinggian air di jalan tersebut antara 50 centimeter hingga 1 meter. Meskipun air menggenang perkampungan, warga masih memilih bertahan di rumah mereka masing-masing.

Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan pihaknya masih memantau dan melakukan pendataan jumlah titik pengungsian, korban dan kerugian.(M Ali)

BAGIKAN