AV – Banda Aceh: Sebanyak 5 unit pesawat tempur jenis hawk 100/200 dari skuadron 12 pangkalan udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau menggelar latihan tempur di Aceh. Mereka menggunakan rudal maverick selama latihan dan patroli udara.

Komandan skuadron udara 12 lanud Roesmin Nurjadin, Letkol Pnb Dedy Suprianto, Senin (20/2) mengatakan 5 pesawat jenis hawk ini take off dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh. Setelah menjelajah udara sekitar 45 menit, pesawat ini kembali ke Lanud.

“Kalau untuk patroli udara, kami melaksanakan patroli dengan misi berbeda. Patroli udara kami melihat wilayah Indonesia dari udara,” katanya.

Ia menjelaskan, latihan maverick ini digelar untuk melatih pilot menembak dari udara ke darat dengan menggunakan rudal kendali. Selain itu juga menggelar operasi udara di langit Aceh.

“Rudal maverick ini dipakai untuk menembak dari udara ke darat dengan sasarannya di darat, baik melumpuhkan tank, kapal atau target-target strategis lainnya. Meski demikian, penembakan udara sesuai arahan dan perintah atasan,” sebutnya.

Dedy menambahkan, penerbangan kali ini dikendalikan oleh pilot hingga ketinggian 6000 feed dari darat. Dimana penerbangan lima pesawat tempur Hawk sendiri dilakukan untuk kesiapan para personel dengan menggunakan rudal Maverick.

“Saat sesi pertama, ada tiga pesawat yang terbang disusul dua pesawat lainnya. Jadi kelima pesawat ini terbang pada ketinggian 6 ribu kaki dengan lokasi 15 mil dari Lanud SIM di sisi barat dan timur,” pungkasnya.

Dari Pantauan, kelima pesawat dari skuadron udara 12 ‘black panther’ tersebut terbang beberapa kali. Bahkan, suara gemuruh terdengar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh saat pesawat melintas. Latihan tersebut akan berlangsung selama sepekan. (Mulya)

BAGIKAN