AV – Banda Aceh: Tahapan perhitungan suara Pilkada Aceh masih terus berlangsung. Namun persaingan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh alot. Kubu Muzakir Manaf dan kubu Irwandi masih saling klaim kemenangan. Guna meredam keresahan di masyarakat, keduanya bersabar menunggu hasil rekapitulasi resmi.

Kepada Media Indonesia, Selasa (21/2), Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi, sebelumnya memang tidak mempermasalahkan siapapun yang menyampaikan hasil hitung cepat. Namun, kondisi klaim kemenangan terus berlanjut hingga meresahkan masyarakat.

“Bersabar lah. bagi penyelenggara, kami punya mekanisme dan aturan yang ada. Kami menunggu hasil rekapitulasi resmi. Pegangan kami adalah sertifikat hasil penghitungan dari TPS, kemudian direkap dari PPK juga mengeluarkan sertifikat. Itu menjadi acuan untuk menentukan siapa gubernur dan wakil gubernur terpilih,” kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi.

Ia menambahkan, seharusnya paslon mengawal dan menunggu hasil rekapitulasi secara berjenjang disampaikan oleh penyelenggara. Oleh karena itu, jika KIP belum memutuskan kandidat yang menang melalui proses rekapitulasi bertahap maka tidak yang bisa memastikan kemenangan paslon.

“Jika KIP tidak memutuskan, tidak terjadi rekapitulasi di PPK, apa data itu bisa dibenarkan? Tentu tidak. Jadi datanya yang ditentukan oleh UUD, yaitu C1 sebanyak 10.000 lebih formulir, kemudian rekap di tingkat PPK (D1) ada 400 lebih formulir, maka dikecilkan lagi direkap kabupaten kota menjadi 23 dokumen, akhirnya direkap kembali oleh KIP Aceh,” jelasnya.

Selanjutnya, bila pasangan calon keberatan dengan keputusan rekapitulasi KIP Aceh. Maka pasangan calon bisa menempuh jalur hukum melalui Makamah Konstitusi. Menurutnya, proses tahapan pilkada sederhana, jangan dipersulit dengan klaim kemenangan hingga meresahkan masyarakat.

“Nah, jika MK meminta untuk menghitung ulang ditingkat C1 maka teman-teman di level bawah juga wajib menghitung ulang surat suaranya. Itu dilakukan berdasarkan perintah MK.  Prose tahapannya sederhana, jangan lah dipersulit karena tidak sabar menunggu kerena memang KIP telah memiliki jadwal untuk menentukan pemenangnya,” pungkasnya. (Ferdian)

BAGIKAN