AV – Banda Aceh: Mahasiswa sebagai agen perubahan dan pewaris masa depan harus selalu kritis dalam mengawal pelaksanaan pembangunan. Sampaikan kritik yang membangun supaya pembangunan Aceh berjalan dengan baik dan efektif.

Hal itu disampaikan Plt Gubernur Aceh saat menghadiri audiensi bersama jajaran mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar – Raniry di Cafe Pradigma, Banda Aceh, Minggu, (2/2)

“Saya berharap, adik-adik mahasiwa menjadi pengawas penguasa, karena setiao penguasa tidak lekang dari kekhilafan, maka itu butuh kritikan agar penguasa bekerja sebagaimana mestinya,” kata Nova.

Sebagai Kepala Pemerintahan Aceh Nova mengaku, tidak pernah anti terhadap kritik. Justru kritikan menjadi suplemen bagi pemerintah untuk terus berbenah dan bekerja lebih baik lagi. Sehingga pembangunan daerah bisa berjalan dengan optimal.

“Tapi sebagai mahasiswa harusnya mengkritik secara santun dengan menggunakan bahasa dan diksi yang baik. Jangan menggunakan bahasa yang kotor dan tidak santun, itu sangat tidak etis,” ujar Nova.

Ia mengatakan, saat ini Pemerintah Aceh terus berupaya membenahi birokrasi ke arah yang lebih baik lagi. Seperti pemberdayaan dana zakat yang saat sedang digodok oleh Pemerintah Aceh supaya bisa tepat sasaran dan efektif.

Sama halnya dalam penurunan angka kemiskinan di Aceh, sudah banyak upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh dalam menurunkan angka kemiskinan. Seperti memberikan pelatihan vokasi kepada kaum milenial sebagai upaya peningkatan kapasitas masyarakat, membangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah.

“Kita sudah mengirimkan 20 petani Milenial untuk belajar pertanian di Thailand, kita juga sudah bangun kerja sama untuk Blok B, kita juga sudah melakukan pengiriman Crude Palm oil (CPO) melalui pelabuhan kita sendiri di Calang,” sebut Nova.

Plt Gubernur menuturkan, semua itu dilakukan semata-mata untuk meningkatkan martabat rakyat Aceh dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik lagi untuk menuju Aceh sejahtera. (RIL)

BAGIKAN