Plt Gubernur Aceh Minta Pegawai BPMA Kerja Maksimal

0
Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Teuku Muhammad Faisal melantik Wakil Kepala BPMA, Muhammad Najib dan 23 pegawai di lantai dua Gedung Serbaguna, Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (6/1/2020). (Foto/ Humas Pemprov Aceh)

AV-Banda Aceh : Pelaksana tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) berkerja maksimal sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

Hal ini dikatakan Nova saat menghadiri pelantikan Wakil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta 23 orang pegawai di lingkungan BPMA, Kamis (6/2) di lantai dua Gedung Serbaguna, Sekretariat Daerah Aceh.

Nova juga meminta pihak BPMA  terus memantau dan mengawasi proses pengembangan lapangan produksi migas wilayah kerja Aceh di bawah BPMA. Hal itu penting dilakukan agar pendapatan sektor migas Aceh bisa segera ditingkatkan.

“Untuk itu perlu segera dilakukan akselerasi terhadap proses perizinan, pertanahan, dan segala persyaratan administrasi usaha hulu migas, sehingga KKKS wilayah kerja Aceh bisa meningkatkan produksi migasnya dan pada gilirannya akan memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan daerah dari sektor migas,” kata Nova.

Sejalan dengan itu, lanjut Nova, BPMA harus terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk Pemerintah Pusat.

“Berilah pencapaian terbaik atas pengabdian Saudara di BPMA ini, sehingga rakyat Aceh dapat segera merasakan manfaat dari keistimewaan sistem pengelolaan Migas di daerah kita.” pintanya.

Nova juga berpesan kepada wakil kepala dan pegawai yang baru dilantik agar benar-benar berpegang pada ikrar sumpah yang baru mereka ucapkan.

“Yang harus diingat, bahwa sumpah dan pakta integritas ini bukan hanya ikrar yang menyatakan kesanggupan saudara mentaati aturan di lingkungan BPMA. Lebih dari itu, saudara harus siap mempertanggungjawabkan semua tindakan di hadapan Allah SWT.,” ujar Nova.

Nova berpesan, sebagai pegawai BPMA, mereka harus melaksanakan semua tugas dengan sepenuh hati dan tanggungjawab yang tinggi. Setiap pegawai juga diminta menyusun rencana kerja dengan merujuk kepada peraturan yang berlaku.

Selain itu para pegawai juga dituntut meningkatkan kompetensi serta memegang teguh integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tanggungjawab, sehingga semua tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik.

“Saya ingatkan lagi, bahwa sebagai pegawai BPMA, Saudara adalah bagian dari unsur Pemerintahan Aceh, karena BPMA dibentuk atas dasar kekhususan Aceh sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh,” kata Nova.

Nova juga menyebut, bidang tugas yang  ditangani para pegawai harus sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2015 yang berkaitan dengan dukungan bagi pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan kontrak usaha Migas di wilayah kewenangan Aceh.

Tujuannya, lanjut Nova, agar pengelolaan sumberdaya Migas di Aceh dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi daerah dan masyarakat Aceh.

Untuk mencapai tujuan itu, BPMA diminta harus bisa tumbuh sebagai badan yang terpercaya dan profesional. BPMA juga disebut harus berperan mendorong pertumbuhan investasi industri hulu Migas yang prospektif, berkelanjutan serta berwawasan lingkungan.

Di samping itu, BPMA juga diminta harus proaktif memastikan stabilitas kelancaran dan kenyamanan operasi produksi Migas dengan mengoptimalkan pemanfaatan SDM lokal.

“Setelah pelantikan ini, jangan lagi berlama-lama menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Segera lakukan percepatan untuk melaksanakan setiap tugas yang diberikan,” kata Nova.

Proses pengambilan sumpah dan pelantikan Wakil Kepala BPMA, Muhammad Najib dan 23 pegawai dilakukan oleh Kepala BPMA, Teuku Muhammad Faisal.

Pelantikan dan pengambilan sumpah para pegawai BPMA itu turut dihadiri unsur forkopimda Aceh, Staf Ahli Menteri SDM Bidang PercepatanInfrastruktur, Yudho Primananda, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, Mahdi Nur, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, perwakilan bupati dan walikota dari wilayah kerja migas Aceh, serta para tamu lainnya. (Ril)

Baca Juga:

BAGIKAN