Video: Di Tengah Pandemi Virus Corona, Permintaan Madu Kelulut di Aceh Meningkat

0

AV-Aceh Besar: Permintaan madu kelulut di tengah pandemi Covid-19 di Provinsi Aceh terus meningkat. Madu jenis ini diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Seorang peternak madu kelulut di Desa Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Kharil Fatah mengaku, selama pandemi Covid-19 permintaan madu kelulut terus datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Budidaya madu kelulut  yang dilakoni Khairil telah berjalan selama tiga tahun. Kini, ia memiliki 38 sarang madu. Ia baru dapat memenen madu hasil budadayanya ini setiap satu bulan sekali.

Sejauh ini, ada empat jenis lebah trigona yang di budidaya di lokasi pertenakan milik Khairil, seperti Lepido Trigona Terminata, Itama, Letisep dan Thoracica. Masing-masing jenis lebah trigona ini, di bawa dari berbagai wilayah di Aceh.

Proses pemanenan madu tidak terlalu sulit , hanya dengan membuka penutup sarang,  kemudian madu bisa langsung di ambil menggunakan alat penyedot. lalu madu dikemas ke dalam botol untuk di pasarkan.

Untuk satu kilogram madu kelulut dijual Rp 600 ribu. Karena stok terbatas, tak jarang banyak warga harus memesan jauh-jauh hari  untuk mendapatkan madu alami yang diyakini mampu meningkatkan daya tahan tubuh. (HS)

BAGIKAN