Tujuh Warung Kopi di Banda Aceh Kembali Disegel, Ada Apa?

Petugas menyegel warung kopi di Banda Aceh. Foto: (Ist)

AV-Banda Aceh: Personel gabungan kembali menertibkan tempat usaha yang masih melanggar Peraturan Wali Kota (Perwal) Banda Aceh dan tidak menerapkan protokol kesehatan.

Petugas menyegel tujuh tempat usaha atau warung kopi yang dianggap tidak menerapkan protokol kesehatan dan masih buka di luar ketentuan Perwal.

Baca juga:Korban Corona di Aceh Bertambah, Semua Harus Bersatu Hadang Sumber Penularan

Karo Ops Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, patroli dan penertiban tersebut akan terus dilakukan untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran Covid-19 di Provinsi.

Menurutnya pasca lebaran Idul fitri tingkat penyebaran Covid-19 di kota Banda Aceh khususnya meningkat tajam.

“Tetap kita lakukan penertiban. Apalagi lonjakan Covid-19 pasca lebaran cukup signifikan,” sebut Karo Ops Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito, Minggu (30/5/2021).

Baca juga: Video: Warga Desa di Aceh Barat Galang Dana Bantu Palestina

Adapun tujuh tempat usaha yang segel masing-masing, Warkop Kampus, Warkop Kiano, Warkop Tanjung, Warkop Ayah Gading, Warkop Sagoe Kupi Aksana 42, Warkop Setui, dan Yan Kopi.

Selain melanggar Perwal, tempat-tempat usaha tersebut juga tidak menerapkan Prokes, seperti tidak ada tanda jaga jarak, tidak menyediakan desinfektan, tidak membatasi pengunjung, dan imbauan prokes lainnya.

Agus berharap, pemilik tempat usaha memiliki kesadaran untuk ikut membantu pemerintah mengendalikan penyebaran virus yang belum ada obatnya tersebut.

Baca juga: Warga Baiturrahman dan RAPI Galang Dana Rp45 Juta Lebih untuk Palestina

“Mudah-mudahan tumbuh kesadaran. Dan kami melakukan penyegelan ini bukan karena kejam, akan tetapi demi menyelamatkan masyarakat Aceh dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (*/HS)

Berita Lain: