Polisi Bekuk Komplotan Pelaku Perampasan HP di Banda Aceh

Polisi menggiring pelaku kriminal di Mapolda Aceh. Foto: Dok Acehvideo

AV-Banda Aceh: Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil meringkus empat orang pelaku perampasan handphone yang terjadi di seputaran Taman Kota di jalan Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Masing – masing pelaku berinisial YSS (19) dan MOL (18) merupakan warga Kuta Alam, MH (19) warga Lambhuk dan MDA (18) warga lorong Sibayak, Seutui, Banda Aceh.

Sementara itu, hasil kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku dijual kepada LHC (34) warga Keudah yang berprofesi sebagai tehnisi perbaikan HP.

Baca Juga: Direskrimsus Polda Aceh dan Kapolres Aceh Tenggara Dimutasi, Ada Apa?

Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan laporan polisi dari orang tua korban.

“Korban bernama Faronza pada saat itu sedang melintasi TKP menggunakan sepeda motor. Namun secara tiba – tiba diberhentikan oleh para pelaku dengan menggunakan dua unit sepeda motor jenis Honda Beat seraya memeriksa HP yang dimilikinya,” tutur AKP Ryan dalam keterangannya Rabu (2/5/2021).

Baca Juga: Video: Satpam Tangkap Pelaku Sodomi Anak Delapan Tahun di Toilet Masjid

Salah seorang pelaku melihat dan memeriksa HP milik korban dengan merk Vivo Y30 dan Vivo Y12. Para pelaku langsung mengambil dan melarikan diri menggunakan sepeda motornya.

Berdasarkan laporan orang tua korban, Tim Rimueng melakukan penyelidikan serta melengkapi bukti – bukti dan memeriksa saksi korban, pada hari Selasa (1/6/2021) berhasil melakukan penangkapan terhadap LHC (34) penadah hasil kejahatan yang dilakukan oleh pelaku di Keudah, Banda Aceh.

“Saat dilakukan pemeriksaan terhadap LHC, ianya mengakui bahwa HP yang dibeli dari salah satu pelaku kejahatan seharga Rp 2 juta rupiah untuk dua unit HP tersebut,” sebutnya.

Baca Juga: Terseret Arus Dua Remaja Tenggelam di Pantai Jilbab Abdya Belum Ditemukan

Kemudian setelah dilakukan pembobolan password, pelaku LHC menjual kembali kepada masyarakat dengan harga standar serta menggunakan kotak palsu.

“Saat kami menanyakan bagaimana ciri – ciri pelaku dan kenal dengan pelaku, ianya menyebutkan kenal dan menyebutkan identitas pelaku yang menjual HP dari hasil kejahatan, tambah Kasatreskrim,” lanjutnya.

Setelah memiliki data akurat, lanjut Kasatreskrim, Tim Rimueng yang dipimpin oleh Ipda Pulung Nur Hidayatullah, berhasil meringkus satu persatu para pelaku di rumahnya masing – masing, Rabu (2/6/2021) dini hari.

Baca Juga: Satgas Covid Pidie Segel Lima Kafe, Begini Penjelasan Kapolres

Selain pelaku, Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh juga mengamankan berupa barang bukti hasil aksi perampasan yang dilakukan oleh pelaku serta alat bantu berupa dua unit sepeda motor jenis Honda Beat.

“Ada dua unit handphone yang turut diamankan yaitu Handphone Android merk Vivo Y12 dan Vivo Y30,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dan barang bukti diamankan di Polresta Banda Aceh guna dilakukan proses hukum lebih lanjut sesuai dengan Pasal 368 ayat (I) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, pungkas Kasatreskrim. (MU)

Berita Lain: