Ibadah Haji 2021 Dikhususkan kepada Penduduk Lokal dan Warga Negara

AV-Banda Aceh: Otoritas Kerajaan Arab Saudi mengumumkan pelaksanaan ibadah Haji 2021 akan dikhususkan untuk warga negara dan penduduk lokal. Kondisi ini diberlakukan akibat pandemi Covid-19 yang belum mereda di seluruh dunia.

Kebijakan ini memastikan bahwa warga negara asing tidak dapat mengikuti ibadah haji. Sedangkan pelaksanaan haji 2021 akan dibatasi maksimum 60.000 jemaah.

“Arab Saudi mengumumkan bahwa hanya beberapa orang terpilih, yang semuanya dari dalam negeri akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam ibadah haji tahunan,” seperti dilansir dari CNA, Sabtu (12/6/2021).

Kementerian Haji dan Umrah melaporkan bahwa Ibadah haji dijadwalkan akan diadakan pada akhir Juli mendatang. Namun ibadah akan dibatasi untuk mereka yang telah divaksinasi dan berusia di bawah 65 tahun tanpa penyakit kronis.

“Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia dengan pandemi virus corona dan munculnya varian baru, otoritas terkait terus memantau situasi kesehatan global,” kata kementerian haji dilaporkan Media setempat.

Dilaporkan Saudi Press Agency, Ibadah haji tahun ini akan menjadi tahun kedua berturut-turut bahwa kerajaan menjadi tuan rumah haji yang diperkecil di tengah pandemi virus korona.

“Mengingat kerumunan besar yang melakukan haji, menghabiskan waktu lama di banyak tempat dan tempat-tempat tertentu, memerlukan tingkat pencegahan kesehatan tertinggi,” sebutnya.

Diketahui, tahun 2020 otoritas Kerajaan Arab Saudi hanya mengizinkan 10.000 Muslim yang ambil bagian. Sebelumnya, Arab Saudi sempat membuka Masjidil Haram untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan dan sebagian melanjutkan ziarah umrah sepanjang tahun.

Untuk batas jamaah umrah sebanyak 20.000 orang dalam sehari, dengan total 60.000 jemaah diizinkan untuk melakukan salat harian di masjid. (*/FM)

Berita Lain: