Cara Perwira TNI di Aceh Budidaya Maggot untuk Pakan Ternak

Kolonel Cpl. Reki Feriyanto memberikan pakan maggot hasil budidayanya untuk ternak bebek. Foto: (Mulyadi).

AV-Banda Aceh: Seorang perwira TNI berpangkat Kolonel di Banda Aceh, Provinsi Aceh sukses membudidaya larva lalat atau maggot yang dijadikan sebagai pengganti pakan ternak.

Sudah tiga bulan terakhir, Kolonel Cpl. Reki Feriyanto, mulai membudidaya maggot untuk kebutuhan pakan ternak bebek dan lele miliknya.

Kolonel Reki Feriyanto yang kini menjabat Aslog Kasdam Iskandar Muda, menyulap sebuah bangunan terbengkalai di asrama TNI Keraton, Banda Aceh sebagai tempat budidaya maggot.

Menurutnya, untuk mendapatkan 200 kilogram magot seperti saat ini, dia harus menyiapkan 1,5 ton sampah organik setiap harinya untuk media tempat maggot berkembang biak.

“Satu gram telur magot bisa mengurai sampah organik 15 Kg selama tiga minggu. Dipenangkaran saya sudah menghasilkan 100 gram telur maggot setiap hari. Artinya saya butuh pakan berupa sampah organik untuk larva 1,5 ton setiap hari ,”jelasnya, Kamis (17/6/2021).

Dalam menjalankan budidaya maggot yang dipelajarinya secara otodidak di internet, Kolonel Reki dibantu tiga orang pekerja. Maggot yang dihasilkannya, kemudian dijadikan sebagai pakan bebek dan lele peliharaannya.

“Saya menggunakan maggot ini untuk pembelajaran bagi peternak lele agar membiasakan diri memberikan pakan maggot. Disini kami memberikan mereka secara percuma agar mereka tidak lagi menggunakan pakan pabrikan. Nanti keuntunganya akan dibagi dengan kami” jelanya.

Bagi Kolonel Reki, budidaya maggot juga telah berkontribusi dalam pelestarian alam. Pasalnya sampah organik yang telah diurai dalam proses budidaya maggot juga dapat dijadikan sebagai pupuk kompos.

Saat ini maggot hasil budidaya Kolonel Reki, disalurkan kepada para peternak di seputaran Kota Banda Aceh dan Aceh Besar dengan sistem bagi hasil saat musim panen. (MUL)

Berita Lain: