Kasus Aktif Covid-19 di Aceh Capai 3.810 Orang

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani

AV-Banda Aceh: Kasus aktif Covid-19 di Aceh saat ini sudah mencapai 3.810 orang dan 11 orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara kasus positif baru turun lagi menjadi 98 orang hari ini dari 133 kasus dilaporkan kemarin.

“Kasus aktif adalah kasus positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri,” jelas Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, sebahagian besar kasus aktif tersebut merupakan pasien tanpa gejala. atau hanya mengalami gejala ringan dan tidak membutuhkan perawatan rumah sakit rujukan Covid-19. Tetapi wajib melakukan isolasi mandiri di rumahnya sesuai protokol penanganan medis penderita Covid-19 tanpa gejala, di bawah pantauan tenaga Puskesmas terdekat.

“Apabila dalam masa isolasi mandiri selama 14 hari timbul gejala, atau gejalanya meningkat, hendaknya segera melaporkan melalui alat komunikasi kepada Keuchik selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Gampong, atau langsung menghubungi petugas kesehatan Puskesmas untuk mendapat penanganan kesehatan lebih lanjut,” jelasnya.

Semakin cepat ditangani gejala yang muncul atau gejala yang meningkat tersebut kian kecil risiko sakit parah yang dapat berakibat fatal. Selama isolasi mandiri sangat dianjurkan membangun komunikasi terus menerus dengan Posko Covid-19 Gampong untuk bantuan cepat.

“Pak Keuchik dan Relawan Covid-19 Gampong tidak membiarkan pasien isolasi mandiri tanpa pemantauan dan pengawasan. Perhatian yang diberikan oleh tokoh dan masyarakat sekitar merupakan suplemen gizi sosial yang dapat meningkatkan imunitas dan percepatan pemulihan kesehatan penderita Covid-19,” kata Saifullah.

Selain itu, pemantauan dan pengawasan itu juga sangat urgen agar penderita Covid-19 tersebut melakukan isolasi sesuai protokol dan tidak ada yang berkeliaran ke ruang publik. Sebab, pasien isolasi mandiri merupakan sumber penularan virus corona, karena itu perlu saling membantu dan menguatkan agar isolasi mandiri itu dapat dijalani secara disiplin.

“Budaya saling membantu antarwarga memiliki fungsi sangat strategis dalam masa Pandemi Covid-19 ini. Membantu mereka yang isolasi mandiri sekaligus melindungi diri kita dari ancaman virus corona, selain mendapat berkah ibadah dari Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, per 30 Juni 2021, telah mencapai 19.241 orang. Para penyintas Covid-19, (penderita yang sembuh) sebanyak 14.624 orang. Pasien yang sedang dirawat 3.810 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 807 orang. (*/RED)

Berita Lain: