Dewan Pers Verifikasi Faktual Acehvideo.tv

AV-Banda Aceh: Dewan Pers melakukan verifikasi faktual (verfak) terhadap sejumlah perusahaan media di Aceh. Salah satunya dilakukan terhadap PT Aceh Video Multimedia yang menaungi news portal video acehvideo.tv.

Dewan Pers yang diwakili ketua komisi pendanaan dan Sarana, Hassanein Rais didampingi staf Wisnu Setiawan disambut oleh Pimpinan Umum PT Aceh Video Multimedia Hendra Saputra, Pimpinan Redaksi Despriani, Produser Dedi Afriansyah dan Feri Efendi serta kru acehvideo.tv lainnya.

Dalam verfak, tim dewan pers melakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen perusahaan yang sebelumnya telah diverifikasi secara administrasi pada 12 Desember 2019 lalu sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Dewan Pers Nomor 4 Tahun 2008 tentang Standar Perusahaan Pers.

Hassanein Rais mengatakan verfak dilakukan terhadap perusahaan pers di tanah air, termasuk di Aceh guna memastikan administrasi maupun fakta-faktanya telah memenuhi semua persyaratan yang dipersyaratkan Undang-Undang dan peraturan dewan pers.

“Dengan verifikasi faktual sebagai upaya final Dewan Pers untuk membuktikan bahwa informasi yang terkait sebuah perusahaan media sepenuhnya dapat dipercaya, ya biar tidak ada media abal-abal dan ini untuk meningkatkan standar serta kredibilitas media,” kata Rais di kantor acehvideo.tv Peunayong, Banda Aceh Rabu (29/9/2021).

Sementara itu, Pimpinan Umum Hendra Saputra menyampaikan terima kasih kepada dewan pers atas upaya verifikasi faktual yang dilakukan terhadap perusahaannya tersebut. Apalagi, pembuktian faktual dilapangan penting guna memberikan rasa kepercayaan atas produk-produk jurnalistik yang dihasilkan acehvideo.tv

“Semoga acehvideo.tv bisa menjadi referensi bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi aktual dan berimbang, kepercayaan itu meningkat setelah tahapan verifikasi faktual dewan dilakukan,” ujarnya.

Dewan Pers juga melakukan verifikasi faktual kepada organsiasi perusahan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengurus Daerah provinsi Aceh, Senin (27/9/2021) di kantor JMSI Aceh, jalan Sultan Alaidin Johansyah no. 26 Kota Banda Aceh.

Adapun terdapat 4 perusahaan media di bawah JMSI yang turut diverifikasi yakni acehvideo.tv, analisaaceh.com, acehporta.com, dan habadaily.com

Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky dalam keterangannya menjelaskan, kegiatan verifikasi faktual dilakukan oleh Dewan Pers guna memastikan proses input data yang dilakukan perusahaan benar adanya.

Proses verifikasi faktual dilakukan setelah perusahaan pers memenuhi persyaratan dengan status telah terverifikasi administrasi, ujar pemilik media popularitas.com tersebut.

Saat ini, dari 22 anggota JMSI, 6 diantaranya sudah dinyatakan terverifikasi faktual oleh Dewan Pers, dan jika nantinya keempat perusahaan media yang baru saja dilakukan faktual memenuhi ketentuan yang ada, maka total 10 anggota telah di faktual oleh institusi tersebut.

Diketahui, bahwa verifikasi ini sebagai suatu proses pembuktian secara faktual. Selain tercantum dalam fungsi Dewan Pers untuk mendata perusahaan pers sebagai mana diamanatkan undang-undang (Pasal 15 butir g UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers), Dewan Pers juga mesti menindaklanjuti Piagam Palembang 2010 yang merupakan insisiatif masyarakat pers untuk menata dirinya. (Red)

Berita Lain: