AV-Bireuen: Seorang wartawan media online di Kabupaten Bireuen melaporkan kasus ancaman terhadap dirinya oleh sekelompok pemuda ke Polres Bireuen, Senin (16/11).

Dengan ditemani rekan seprofesi, Fajri Bugak, wartawan media online lokal mengaku kerap mendapatkan ancaman setelah dirinya menulis berita tentang sejumlah kepala puskesmas resah didatangi sejumlah pemuda yang mengaku suruhan bupati Bireuen.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bireuen, Hamdani menyebutkan, korban sering diancaman melalui telepon dan pesan singkat yang mengancam keselamatan jiwanya dari sejumlah pemuda yang terusik akibat pemberitaan tersebut. (Muhammad MY)