Perbankan Berperan Penting Majukan UMKM

AV – Banda Aceh: Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyatakan perbankan memiliki peranan penting dalam memajukan sektor usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) di provinsi ujung paling barat Indonesia itu untuk terus maju dan berkembang.

“Tanpa dukungan perbankan, sektor UMKM tentu sulit untuk berkembang mengingat sektor tersebut berkontibusi besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” katanya di sela-sela peresmian Kantor BRI Syariah Cabang Banda Aceh, Selasa.

Ia menjelaskan perbankan sangatlah penting sebagai motor pembangunan dan lembaga intermediasi di sektor keuangan.

Pihaknya berharap kehadiran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah akan menjadi momentum dan sarana yang tepat untuk mendorong kebersamaan dalam menciptakan koordinasi yang sinergis guna memacu pembangunan di Aceh.

“Beroperasinya BRI Syariah Kantor Cabang Banda Aceh, diharapkan semakin menyemarakkan geliat ekonomi syariah di Bumi Serambi Mekkah,” katanya.

“Pemerintah Aceh selalu mendorong perbankan untuk terlibat aktif dalam memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi diberbagai sektor,” katanya.

Direktur Utama BRI Syariah Mochamad Hadi Santoso mengatakan kehadiran bank tersebut dalam rangka mendukung pembangunan dan perkembangan perekonomian syariah di Indonesia.

“Bank BRI Syariah telah menyalurkan pembiayaan mikro dan retail sebesar Rp202 miliar. Ini merupakan bentuk partisipasi aktif BRI terhadap perkembangan perekonomian syariah di Aceh,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Aceh juga menyerahkan Beasiswa Faedah dari BRI Syariah yang diberikan kepada Universitas Syiah Kuala sebesar Rp25 juta untuk 10 orang, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry total Rp25 juta untuk 10 orang.

Selanjutnya Universitas Malikussaleh Lhokseumawe dan Universitas Teuku Umar, masing-masing mendapatkan beasiswa sebesar Rp20 juta untuk delapan orang mahasiswa. Selain itu juga diberikan beasiswa untuk Madrasah Aliyah Negeri Model sebesar Rp4,5 juta, untuk 3 orang siswa.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir diantaranya Kepala Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Aceh, Ahmad Wijaya Putra, Area Manager Garuda Indonesia Aceh, Nano Setiawan dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin. (antaranews.com)