AV-Pidie: Bakal calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyebutkan, rancangan Qanun Pilkada Aceh hasil revisi rawan terjadinya intimidasi. Terutama pada masyarakat yang tinggal di pedesaan.

Menurut Irwandi, dengan syarat menempelkan nama-nama pendukung calon independen di kantor desa maupun meunasah akan membuat masyarakat ketakutan. Apalagi masyarakat masih trauma pada pemilu 2012 lalu yang kerap mendapat ancaman karena tidak mendukung partai tertentu.

Saat menghadiri peresmian posko relawan pendukung Irwandi Yusuf di Kabupaten Pidie, mantan gubernur Aceh priode 2017-2012 ini, juga menyebutkan, revisi qanun Pilkada Aceh sengaja dilakukan untuk mempersulit para calon kepala daerah yang maju melalui jalur indenpenden.

Meski mengklaim maju dari jalur partai politik nasional, Irwandi mengaku akan menggugat Qanun Pilkada hasil revisi jika tetap disahkan oleh DPRA, karena telah mencederai demokrasi di Aceh. (Ilham)

BERITA LAIN: